ICBAS

Indonesian Coral Bleaching Alert System

Kolaborasi untuk konservasi terumbu karang Indonesia.

Integrasi NOAA Coral Reef Watch, laporan lapangan, aplikasi mobile, dan peringatan dini bagi komunitas ahli.

Sumber data

Integrasi 3 sumber data untuk sistem yang terpadu.

Satelit, peta pendukung, dan bukti dari penyelam dipadukan sebelum peringatan dikirim.

A · Otomatis

NOAA Coral Reef Watch

SST, anomali SST, hotspot, Degree Heating Weeks, dan tingkat peringatan pemutihan 1–5 masuk lewat API setiap siklus data.

  • SST & SST Anomaly
  • Hotspot & DHW
  • Bleaching Alert Level

B · Konteks

Data pendukung

Lapisan ruang laut menempatkan tekanan termal pada terumbu yang benar — bukan pada piksel laut lepas.

  • Peta terumbu RTRW / COREMAP
  • Kawasan konservasi (MPA)
  • Batimetri & oseanografi

C · Lapangan

Laporan pengguna

Aplikasi mobile mengirim GPS, persentase bleaching, jenis karang, kedalaman, foto, dan identitas pengamat.

  • Bukti foto / video
  • Kedalaman & taksa
  • Identitas pengamat

Alur kerja

Tujuh langkah dari satelit ke aksi.

Mesin memproses indeks; manusia memverifikasi dan merespons.

  1. Akuisisi

    Pengambilan otomatis data NOAA.

  2. Pemrosesan

    Hitung indeks risiko spasial-temporal.

  3. Laporan

    Pengamat mengirim data lewat mobile.

  4. Validasi

    Gabung satelit dan bukti lapangan.

  5. Peta

    Dasbor nasional & WebGIS.

  6. Peringatan

    Ambang terlampaui, saluran aktif.

  7. Respons

    Verifikasi ahli dan rekomendasi.

Model risiko

Tekanan + kerentanan + bukti.

Tekanan termal

SST, DHW, hotspot

Kerentanan terumbu

Jenis, kedalaman, riwayat

Bukti lapangan

Persen bleaching, foto, validasi

Indeks risiko pemutihan

Rendah → ekstrem, dengan skor keyakinan

Peringatan

Lima tingkat, tiga saluran.

Warna selalu disertai nama tingkat. Distribusi lewat WhatsApp, surel, dan push mobile.

01 · W Watch
Waspada
02 · P Warning
Peringatan
03 · S Alert
Siaga
04 · K Critical
Kritis
05 · E Extreme
Ekstrem

Komunitas ahli

Peta tanpa verifikasi lapangan hanyalah sinyal.

Peneliti, LSM, pemerintah, dan akademisi memvalidasi laporan dan merancang respons cepat.